Pemkab Bekasi Siapkan Dana Rp.25 Miliar Untuk Benahi Stadion Wibawa Mukti

Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menyiapkan dana sekitar Rp. 25 miliar untuk memperbaiki Stadion Wibawa Mukti, Cikarang sesuai dengan standar FIFA. Diharapkan bahwa Stadion Wibawa Mukti akan menjadi salah satu tempat yang dipilih oleh FIFA di Piala Dunia U21 2021 di Indonesia dan menyambut jadwal Liga 1. Stadion Wibawa Mukti saat ini masuk dalam daftar 10 stadion yang diajukan oleh PSSI ke FIFA untuk menyelenggarakan Piala Dunia U-2021. Lokasi adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Pakansari (Bogor), Stadion Patriot Candrabhaga (Kota Bekasi), Stadion Gelora Bandung Lautan Api (Bandung), Stadion Si Jalak Harupat (Soreang), Stadion Wibawa Mukti (Kabupaten Bekasi), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Mandala Krida (Yogyakarta), Stadion Manahan (Solo), Stadion Kapten I Wayan Dipta (Bali). Namun, FIFA memilih hanya enam stadion untuk digunakan untuk kompetisi Piala Dunia U-20.

Kami berharap Stadion Wibawa Mukti adalah salah satu dari enam stadion yang akan dipilih FIFA untuk menyelenggarakan Piala Dunia U-20,” kata Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi (Disbudpora) Rahmat Atong, Kamis (16/1/2020). Pemilihan Stadion Wibawa Mukti sebagai salah satu dari 10 stadion yang dipilih oleh PSSI telah menjadi sumber kebanggaan bagi warga Bekasi. Apalagi jika FIFA menciptakan stadion di desa Sertajaya, di distrik Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi sebagai salah satu Piala Dunia U-20, ini tentu akan membuat masyarakat Bekasi bangga. “Tentu saja, kami sebagai warga asli Bekasi akan bangga jika stadion kebanggan ini bisa dipilih sebagai salah satu dari enam stadion yang dipilih FIFA,” katanya.

Efek tidak langsung juga menciptakan antusiasme baru untuk pemain dan manajer Persikasi (klub sepak bola Kabupaten Bekasi) yang baru-baru ini pingsan karena penyuapan. Kami menawarkan total anggaran $ 25 miliar. Dari perbaikan taman di luar stadion, listrik atau penerangan jalan hingga perbaikan toilet yang memenuhi standarisasi FIFA. Selain itu, kami membongkar bank umum dan menggantinya dengan fasilitas baru dan beragam lainnya yang memenuhi standar dari FIFA, katanya. Anggaran berasal dari APBD dari Kabupaten Bekasi tahun 2020. Sebelum fasilitas stadion ditingkatkan, pemerintah Kabupaten Bekasi akan bekerja sama dengan perwakilan PSSI dan FIFA. “Fasilitas stadion setidaknya telah memenuhi standar FIFA, meskipun mereka tidak dipilih sebagai lokasi untuk Piala Dunia U-20,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *