Pengertain Fibromyalgia, Mengenali Definisi dan Diagnosanya

Fibromyalgia, sangat asing sekali terdengar di telinga kita, jika tidak mengetahui istilah kedokteran mungkin memang tidak tau sebutan tersebut untuk sakit apa.

Lebih tepatnya fibromyalgia adalah sebutan untuk nyeri pada tulang dan otot yang menjalar ke bagian dalam tubuh dari lokasi nyeri tersebut berasal yang mana kondisi ini dapat menyerang berbagai bagian dari tubuh serta dapat berlangsung cukup lama, karena dapat berlangsung hingga beberapa tahun.

Kondisi ini oleh ahli kesehatan sangat sering disebut sebagai sindrom kelelahan kronis berkepanjangan, meskipun keduanya memiliki kemiripan dari berbagai aspek, tetapi ada perbedaan dari segi sensasi umum yang dirasakan oleh pasien fibromyalgia.

Fibromyalgia lebih sering ditandai oleh nyeri dan kekakuan, sedangkan sindrom kelelahan kronis akan ditandai oleh rasa kelelahan yang hebat dan kebanyakan pasien fibromyalgia memiliki minimal 11 titik atau area pada tubuhnya yang sangat lembut dan dapat menimbulkan nyeri pada waktu disentuh.

Fibromyalgia juga dapat disebut sebagai kelainan sistem saraf pusat yang dapat didiagnosis dan disebabkan oleh kelainan biologis saraf yang dapat menyebabkan gangguan pada fungsi kognitif serta nyeri fisiologis.

Akan tetapi hingga saat ini dokter masih belum dapat memastikan penyebab utama dari kondisi penyakit tersebut meskipun sudah ada berbagai teori, dikarenakan hal ini menyebabkan diagnosis menjadi sulit dan sangat memakan waktu.

Ada sekitar tiga juta orang lebih yang mengidap fibromyalgia dan sekitar setengah dari mereka mengalami kasus yang parah, terjadi di Amerika Serikat.

Sampai sebegitu parahnya kondisi mereka hingga tidak dapat melakukan kegiatan sehari-hari, bahkan sekitar 40 persen dari mereka terpaksa berhenti dari pekerjaan yang sekarang atau mencari pekerjaan yang lain.

Umumnya fibromyalgia dapat muncul setelah terjadi trauma fisik, operasi, infeksi, atau adanya stres psikologis, tetapi dalam beberapa kasus gejala – gejala tersebut dapat muncul secara bertahap tanpa adanya peristiwa atau kondisi tertentu yang menjadi pemicu.

Sangat dapat mempengaruhi kegiatan sehari – hari bagi penderitanya karena kondisi ini berlangsung dalam jangka waktu panjang, sering kali pula gejala – gejalanya disalah artikan sebagai penyakit lain, sehingga fibromyalgia cukup sulit untuk didiagnosis.

Pasien atau penderita kondisi ini juga berisiko mengalami komplikasi seperti sakit kepala tegang, irritable bowel syndrome, sindrom sendi temporomandibular, serta depresi.

Seperti yang sudah dibahas, fibromyalgia merupakan penyakit yang berkepanjangan dan penyakit ini bisa dialami oleh siapa saja, termasuk anak-anak, tetapi penyakit ini lebih sering menyerang wanita dan orang-orang yang berusia sekitar 30 sampai 50 tahun dan hingga saat ini belum diketahui penyebab dari fibromyalgia.

Akan tetapi meski sampai saat ini belum diketahui penyebabnya untuk penyakit ini dapat menyerang pasien dengan jenis kelamin, karena wanita memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami fibromyalgia.

Trauma fisik atau emosional, faktor keturunan juga dapat menjadi penyebabnya, senyawa kimia dala otak, kadar abnormal pada senyawa dalam sistem saraf pusat, dan penyakit yang berhubungan dengan tulang, sendi, dan otot, misalnya seperti lupus, rheumatoid arthritis, atau osteoarthritis.

Secara umum fibromyalgia dapat diperkirakan terdapat sekitar 1 dari 25 orang yang mengalami kondisi ini dengan tingkat keparahan tertentu, untuk resiko terhadap wanita dapat di persentasikan sekitar 80 sampai 90 persen penderita.

Penyakit fibromyalgia adalah kondisi yang dapat anda atasi dengan cara mengendalikan faktor – faktor  risiko yang ada dan untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai penyakit ini, anda dapat berkonsultasi dengan dokter sedini mungkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *